Secuil kisah dari Bandung (2)

Aloha to you…….

Belum bisa mup on dari bandung nih…… ( >.< ) lanjut yaa wisata murahnya. Setelah yang hejo-hejo dari kebun binatang bandung, destinasi selanjutnya jalan “ Braga “ yang keceh dan terkenal. Kenapa keceh ? karena Braga keceh ( apa sih ahahaaha ). Pertama kali datang ke jalan yang terkenal di Paris Van Java ini, aku langsung jatuh cinta sama bangunan dan suasana di jalan ini, apa lagi setelah nonton film madre, maen ke Braga Street berasa kaya Laura Basuki 😀

Sepanjang jalan wisatawan disuguhkan bangunan peninggalan belanda yang masih terawat, di beberapa sudut jalan pelukis-pelukis jalanan menjajakan karyanya yang membuat mata seger, selain itu resto dan café bertebaran di kiri dan kanan jalan, favoritku adalah “Sugar Rush”.

Sugar Rush nama sebuah tempat makan, selain menyediakan makanan berat yang membuat aku jatuh cinta dan kembali lagi kesitu di trip keduaku kali ini adalah dessertnya. Wah, kalo di Bandung jangan ditanya lagi café-café yang menyediakan dessert, buanyak banget dah. Tapi yang satu ini kesukaanku. A slice of tiramisu , a slice of red velvet and 3 macaroons membuatku bahagia sore itu hahahaaa. Harganya terjangkau kawan, dan potongan slicenya cukup besar bisa untuk 2 orang malah.IMG_20150930_150031

Terus menyusuri jalan Braga sampai ke ujung maka akan ketemu sama jalan Asia Afrika, dimana di ujung jalan itu ada Museum Konfrensi Asia Afrika yang wajib banget di kunjungi. Apalgi kemaren habis di pake buat konfrensi kan, wah beruntung banget deh (lagi lagi kedua kalinya kebandung mampir kesitu lagi ) yak, aku main lagi ke Museum KAA ini, masuknya gratis tis tis. Buka setiap hari selasa – minggu pukul 09.00 – 17.00 WIB, khusus di hari jumat bukanya jam 14.00 – 17.00 wib, dan tutup di hari senin dan libur nasional. Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungui www.asianafricanmuseum.org

Tampak dari luar Museum ini sudah sangat menarik masih dengan nuansa banguan tua gaya Belanda, bagaikan magnet, rasanya ditarik untuk masuk. Oke, saatnya masuk kedalam Museum. Masuk kedalam museum melalui sebuah pintu vintage, terbentang ruang yang memanjang foto-foto dan patung replica , sebelumnya berbeloklah ke kiri untuk mengisi buku tamu dan mendapatkan leaflet dari meja informasi. Bagi rombongan bisa reservasi dulu supaya bisa ditemani guide dari museum itu. Nah, kalau sudah mengisi buku tamu, siap-siap kembali kemasa lalu dengan koleksi-koleksi museum yang oke punya, belajar sejarah sambil wisata, why not??

Bagiku, yang paling berkesan adalah ruangan tempat diselenggarakannya konfrensi. Dengan dipenuhi seluruh bendera yang tergabung dalam KAA, ruangan tersebut memiliki aura tersendiri, rasanya bangga bisa masuk, melihat, bahkan duduk diruangan itu. Jangan lupa foto loh ya ( foto-foto everywhere ), kalo mau difotoin juga bisa, ada bapak-bapak yang sepertinya salah satu staff disitu yang selalu standby di ruangan dan menawarkan diri untuk mejadi photographer bagi pengunjung yang ingin difoto bersama member lengkap. Kebetulan waktu aku kesana barengan sama anak-anak sekolah yang lagi visit museum jugaa, menyenangkan melihat anak-anak diajarkan sejarah secara langsung.

Puas berkeliling dan kembali ke masa lalu dengan benda-benda yang bersejarah, jangan lupa membeli souvenir di pintu keluar museum, ada kaos, pin, gantungan kunci, dan teman-temannya. Selamat menikmati wisata anda J

 

IMG_20150930_140412.jpgIMG_20150930_142834.jpg

-P-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: