Kenapa Rumah Tjilik Riwut Gallery and Resto ?

Aloha to you……….

Bagi yang berkunjung ke kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, jangan lupa kunjungi “ Rumah Tjilik Riwut Gallery and Resto ”, emm lebih tepatnya “Harus” ding 😀

Tjilik Riwut nama Gubernur yang pernah menjabat di Provinsi Kalimantan Tengah, sampai saat ini beliau masih dikenang terutama oleh keluarga. Untuk menjaga kenangan itu tetap ada, keluarga beliau mengubah sebuah tempat menjadi galeri sekaligus resto dengan nama “ Tjilik Riwut ”

Here we go, tempat ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi wisatawan dari luar palangka raya dan juga penduduk lokal sendiri. Kenapa ?? ada apa disana? Menunya??

Bukan promosi atau iklan, aku suka aja sama tempat ini. Rumah tjilik riwut gallery and resto ini menyajikan sesuatu yang berbeda bagi pendatang dan juga warga kota Palanga Raya, mengingat Tjilik riwut adalah Gubernur kedua Provinsi Kalimantan Tengah. Beliau juga salah satu pahlawan nasional atas jasa beliau yang terwujud karena perjuangan pada masa kemerdekaan dan mengabdi membangun Kalimantan tengah. Foto-foto pada saat beliau hidup bisa diliat di Rumah tjilik riwut gallery and resto loh,diruang utama. Ada juga baju-baju yang dulu beliau pakai saat menjabat sebagai Gubernur. Kalau ingin lebih santai, bisa memilih bagian belakang yang terbuka. Dengan nuansa etnik, tempat ini menyajikan juga menu-menu special dayak. Yang patut dicoba adalah menu “baram”. Uniknya resto ini menyajikan lagu-lagu karungut khas dayak untuk menemani para pengunjung. Karungut adalah musik khas dayak yang dimainkan dengan kecapi dan lirik berbahasa dayak, mirip seperti lagu sinden khas jawa.

Baram adalah minuman khas dayak yang terbuat dari fermentasi tape, biasanya baram diminum pada saat pesta, sebagian suku dayak masih memproduksi secara tradisional dan menjadikannya minuman harian. Berbeda dengan baram umunya, baram yang disajikan di sini berupa inovasi dari sang pemilik, yang pastinya aman dan sudah di uji coba. Favoritku adalah baram madu, dengan campuran madu, rasanya asam-asam manis dengan sensasi seperti soda, tapi tetap dengan bau dan rasa baram yang khas. Selain baram madu, ada juga baram redvelvet, baram sunrise, baram sparkling mint, dibandrol dengan harga Rp. 15000 gelas sedang, dan Rp.18000 untuk gelas besar, dapatkan sensai baram dengan rasa yang berbeda.

Untuk makannya, ada yang khas dayak ada juga yang ala western. Harus coba masakan dayak nih kalo sudah minumnya baram, seperti juhu umbu rotan ( sayur rotan muda ), juhu ujau ( sayur rebung muda ), juhu tepe dawen jawau ( sayur tumbukn daun singkong ) ini sayur favorit saya J sangat pas di temani dengan ikan saluang goreng dan kandas sarai ( serai di uleg ) it’s a perfect combination, nyammmmm. Ada juga juhu tempuyak loh yang dikombinasikan dengan ikan, tempuyak adalah durian yang di fermentasi dan orang dayak suka menggunakannya sebagai campuran sambel dan sayur. Rasa khas tempuyak membuat selera makan menjadi naik loh bagi yang suka. Tak jarang ada juga yang tak suka tempuyak karena rasanya yang sedikit aneh dan kok durian dijadiin sambel atau sayur? Itu uniknya dayak. Malam-malam tertentu live musik dengan sentuhan dayak akan menghibur pengunjung.

And once again, Visit Palangka Raya, Central Kalimantan 😉

-P-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: