Kopi Rempah-Rempah Bue Anden

Processed with VSCO with a4 preset
Kopi Rempah-Rempah Bue Anden

Cairan yang berwarna hitam pekat, mengepulkan uap-uap dari dalam sebuah cangkir kecil menggoda dengan aromanya, terhidang manis disebuah meja kecil dalam ruangan tamu yang berisikan beberapa foto dalam frame, tumpukan buku penuh tulisan berbagai gaya yang menjadi kenangan dari setiap pengunjung yang pernah datang ke rumah Bue Anden, untuk kisah tentang Desa Kanarakan dan secangkir Kopi Rempah-Rempah.

Beberapa hari yang lalu, aku mengikuti sebuah trip yang disebut “Jungle river cruises” di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Dengan sebuah kapal yang terbuat dari kayu, tamu diajak untuk menyusuri sungai Kahayan dan sungai rungan yang ada di Palangka Raya untuk menikmat pemandangan dari hutan dan juga melihat Orang Utan liar, but this time, I wouldn’t tell you about the cruises, tapi sebuah minuman yang membuatku bergumam saat menyesapnya.

Menyusuri sungai rungan dengan pohon-pohon sepanjang aliran sungai terdapat sebuah sebuah desa yang bernama Desa Kanarakan. Desa yang belum memiliki fasilitas listrik dan hanya mengandalkan genset (Generator set) saat gelap menggantikan terang. Saat tiba di Desa, ada sebuah penyambutan kecil untuk tamu yang berkunjung, oleh seorang kakek yang bernama Bue Anden yang berumur lebih dr 65 tahun ( Bue adalah kakek dalam bahasa dayak ngaju ) . Sebuah ritual dilakukan untuk tamu yang pertama kali datang ke desa tersebut, yang dinamakan Tampung tawar.

Setelah ritual Tampung Tawar, Bue Anden akan mengajak ke rumahnya yang diselingi cerita tentang desa sepanjang jalan menuju rumah. Bue anden memiliki sebuah kebun kecil dibelakang rumah, nah.. kebun bue ini ditumbuhi pohon kopi yang termasuk kedalam jenis robusta, kayu manis, dan juga rempah-rempah, ini lah cikal bakal bahan untuk meramu kopi rempah rempah Bue Anden. Sambil menerangkan tentang isi dari kebun Bue, kopi rempah-rempah diseduh dan siap dihidangan. Puas rasanya berkeliling kebun, mendengarkan penjelasan Bue, bahkan melihat Bue mempraktekan cara menoreh karet dari pohon karet sampai mencoba kulit kayu dari pohon kayu manis.

It’s coffee time. Di ruang tamu rumah Bue Anden yang sederana, kopi rempah-rempah dihidangkan, tak lupa Bue Anden meletakan segelas bubuk kopi yang sudah diolah dari bahan-bahan dengan resep rahasia. Rasa kopinya? Wow….. ENAK BANGET!, I’m not kind of coffee fans, but I loved that kind of coffee. Sedikit spoiler, racikan bahan yang ada di kopi rempah-rempah Bue Anden adalah, biji kopi pastinya, kayu manis, jahe, dan…………….. ssttttt, it’s a secret 😛 . Untuk para Coffee Lovers diluar sana, come and visit Desa Kanarakan untuk menyesap nikmatnya kopi rempah-rempah Bue Anden dengan resep rahasia, rasanya tak kalah dengan rasa kopi Gayo, Bajawa, Vietnam, dan yang lainnya. Tak Cuma bisa dinikmati langsung, kopi rempah-rempah ini bisa dibawa pulang sebagai buah tangan dengan harga 25.000 rupiah per 100gram nya.

FYI, banyak tamu yang sudah mencicipi kopi rempah-rempah Bue Anden, tak cuma tamu-tamu atau traveler dari dalam negeri, tapi juga para foreigners, bahkan duta besar sebuah Negara pernah mengunjungi Desa kanarakan dan menikmati kopi rempah-rempah Bue Anden.

How to go there?

Bisa dengan jalan darat menggunakan mobil kemudian dilanjutkan dengan kelotok ( perahu kecil bermesin ) menuju Desa atau bisa juga dengan trip dari Kalimantan Tour Destination ( Please Visit www.wowborneo.com for more information )

Have a great trip fellas.

 

-P-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: