Belajar Dengan Senang, Senang- senang Sambil Belajar

Selama Internship di Pelangi School banyak sekali yang aku dapatkan, dapat ilmu, dapat keluarga, dapat pelukan tiap hari, dapat senyuman, dapat teman-teman kecil, dan terkadang dapat hadiah-hadiah kecil yang bikin aku tanpa sadar berseru  “aaaaa…. Sweetnyah”.

Ini salah satunya

 

Anyway, kali ini aku mau sharing tentang tagline nya Pelangi School “ Where Children Love To Learn”. Di Sekolah ini konsep belajar-mengajar nya mengusung  Fun learning Concept dimana anak-anak dan guru juga Belajar dengan senang, senang- senang sambil belajar.  Jadi, maksudnya adalah menciptakan kondisi belajar mengajar yang menyenangkan dengan mengunakan media apa saja, seperti menonton video melalui TV, crafting, field trip, dan banyak lagi. Nah, waktu mengalami langsung hal ini sempat terbesit, andai dulu belajarnya kaya gini, pasti ilmu yang dipelajari akan lebih mudah dipahami, Jadi inget dulu long, long time ago waktu masih sekolah belajar kudu text book banget, trus gak ada itu namanya field trip based on apa yang sedang dipelajari, kunjungan ke museum, atau cooking class, hahahha. Yah, kalau membandingkan memang tak ada habisnya, apa lagi beda zaman, sekarang mah semua gampang kalau mau cari referensi tinggal searching, itulah kenapa aku sekarang sharing tentang hal ini, supaya bisa jadi inspirasi mengajar, menciptakan kondisi belajar-mengajar yang  menyenangkan yang  membuat anak-anak rindu sekolah, yang membuat anak-anak gak sabar untuk ke sekolah esok harinya. Based on my point of view, ada beberapa tahap yang bisa dilakukan untuk membuat FUN LEARNING ACTIVITIES ini, check this one out!

Tahap pertama : Persiapan

Yang namanya persiapan emang dibutuhkan dalam segala hal. Persiapan yang bisa dilakukan untuk fun learning activities ini adalah, mempersiapkan tema apa yang akan diberikan untuk anak-anak selama 1 term. Tema ini penting, jadi nantinya setiap kegiatan dan pelajaran related to the theme. Setelah selesai dengan tema, mempersiapkan alat-alat pendukung, contohnya,

Tema                          : Hutan

Alat pendukung      : karton, kertas origami, pensil warna untuk membuat papan informasi, video tentang hutan, dan lainnya ( berdasarkan kelas maka kebutuhan alat pendukungpun berbeda sesuai aktifits )

Tahap kedua : praktek

Sudah fix dengan thema dan persiapan, saatnya pelaksanaan a.k.a prakteknya. Tinggal ikutin sesuai rencana aja sih, hehehe, kalau rencananya bikin poster, anak-anak di lead bikin poster dengan bahan-bahan yang disediakan. Ditahap ini anak-anak diperbolehkan menuangkan ide, imajinasi dan segala kekereatifitasan yang mereka miliki, guru hanya memantau dan membimbing. Salah satu contoh karya anak-anak adalah card merah diatas yang mereka buat saat Hari Guru, mereka bebas membuat sebanyak-banyaknya kartu untuk Guru yang mereka ingin beri.

Salah satu contoh Fun Learning Activities,

Hasil dari project kelas 5 tentang material.

P1060741

Tahap ketiga : evaluasi, kritik dan saran

Sudah melalui perencanaan dan praktek saatnya evaluasi, kritik dan saran, nah tahap ini bisa di terapkan  di kelas-kelas besar, untuk kelas kecil jika memungkinkan. Di tahap ini tidak hanya guru yang memberikan komentar, kritik dan saran, dari murid-murid juga, mereka diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapat, jadi semua bisa berpendapat, diskusi hingga mencapai solusi. Contohnya saat kelas besar melakukan field trip, maka guru bertanya kira-kira tempat mana yang sesuai dengan tema, setiap orang berhak memberikan ide setelah itu lalu berdiskusi.

 

Dari semua tahap diatas memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, itu kenapa perlu diskusi dengan tim guru yang lain. Berdiskusi dengan tim guru-guru lain memungkinkan tercetusnya ide-ide kreatif lainnya. Intinya sih kebersamaan dan saling berbagi, sharing is caring.

Buat kamu yang baca ini, punya pengalaman tentang fun lerning boleh sharing dan yang mau mencoba, selamat mencoba.

Fun learning Concept  ini akan aku dan temanku Lili adaptasi untuk kegiatan floating library  Ransel Buku di desa-desa, bagaimana kira-kira yang terjadi di lapangan?

Tunggu ceritaku selanjutnya.

Salam,

-P-

 

Advertisements

Internship at Pelangi School

Salam dari Bali……..

p1060044

Akhirnya ada postingan baru di Blog ini 🙂

Yak, saat ini aku sedang berada di Bali sebagai Intern di masa-masa terakhir Internship program di Pelangi School, selama 6 bulan aku banyak ilmu yang aku dapat, banyaakkkkkk, mulai dari management class, fun learning, Kids Treatment, dan lain-lain yang nantinya aku akan share. Nah, untuk kali ini aku akan cerita “How can I got the Intership” and “ apa yang kurasakan ”.

I always believe, we met for a reason, begitu juga dengan pertemuanku dan  Ka Aini. Singkat cerita suatu siang aku membantu menggambar di area depan perpustakaan, agar perpustakaan menjadi lebih menarik untuk anak-anak, disela-sela menggambar dinding perpustakaan , Ka Aini bercerita tentang Ransel Buku. Anak-anak di Desa yang memiliki  minat baca kurang, disamping itu karena akses masuknya buku di desa itu juga sulit, Ka Aini berinisiatif membawa beberapa buku bergambar untuk anak-anak, tak disangka anak-anak sangat antusias membaca buku. Melihat respon dari anak-anak, maka ka aini memutuskan tidak hanya membawa buku untuk dibaca dan dibacakan tapi juga memberikan beberapa pelajaran tambahan yang dilakukan setelah Jam pulang Sekolah. Wah, aku hanya bisa ternganga mendengar cerita Ka Aini, betapa bersyukurnya aku, kamu, kita yang dengan mudahnya mendapatkan buku, bahkan mungkin beberapa diantara kita sejak kecil sudah dikelilingi buku-buku dan majalah. kegiatan menggambar dan menggecat kami terhenti karena beberapa anak penasaran melihat apa yang kami lakukan, beberapa sudah mengambil buku dengan tatapan malu-malu mereka memberikan ekspersi “ ka, bacain buku cerita untuk kami dong” , ahhhh aku tak tahan melihatnya, kami letakan kuas yang sedari tadi tidak berhenti bergerak, anak-anak mulai mengengelilingi aku dan Ka Aini tanpa disuruh, mulai menyodorkan buku yang mereka pilih sendiri, lucunya anak-anak ini. Dan siang itu kami habiskan dengan membacakan beberapa cerita untuk anak-anak.

Hasil melukis di Ransel Buku Library 

img-20160315-wa0002

Setelah kejadian itu ternyata Ka Aini sedang mencari orang-orang yang tertarik di bidang edukasi dan anak-anak untuk dikirim ke Pelangi School sebagai intern, selama 6 bulan, belajar tentang Holistic Education,yang nantinya intern ini akan kembali lagi ke Kalimantan Tengah untuk menerapkan jenis pembelajarn itu baik di Ransel Buku maupun di komunitas-komunitas yang lain. So, I applied for the Internship program, setelah melewati tahap-tahap seperti mengirimkan CV, Essay, dan Project Idea, Interview, and finally I’m here, I got the internship, with another Dayak Girl from Mengkatip ( salah satu Desa di Provinsi Kalimantan Tengah ) LILIANA.

Apa yang kurasakan? Sangat bersyukur dapat kesempatan seperti ini, bertemu orang-orang yang baik, menginspirasi, dan juga GOKIL.  IMO, untuk apply sebuah internship, its important to be you, dalam essay yang kamu tulis, dalam project idea yang akan kamu lakukan nanti, dan pastinya saat interview, yang pasti pilihlah Internship yang memang menjadi interest mu. Ok, it’s my story, I hope I can read about your stories too, just let me know, and see you in another stories. Yeayyyyyyy, almost in the end of our internship program, time flies, we’re ready to go home and meet the Ransel Buku’s Kids for next year. 

-P-

Blog at WordPress.com.

Up ↑